Megawati Ajak Berpolitik dengan Mengikuti Aturan

Megawati mengatakan pergantian kekuasaan secara demokratis dapat dilakukan melalui pemilu dan bukan dengan cara lainnya.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melontarkan sindiran terhadap gerakan yang ingin mengganti presiden tahun 2019 dengan mensosialisasikan kaos bertulisan #GantiPresiden2019.

Megawati menyatakan pergantian presiden dapat dilakukan melalui proses demokrasi yakni pemilu presiden. Untuk itu, Megawati meminta agar pencetus gerakan tersebut mendeklarasikan calonnya.

“PDI Perjuangan sudah mendeklarasikan calon presidennya, silakan yang lain mendeklarasikan calon presidennya,” kata Megawati saat menyampaikan pidato arahan pada Apel Siaga bertema “Tetap Setia Megawati, Setia NKRI” yang diselenggarakan PDI Perjuangan di Stadion Manahan, Surakarta, Jumat (11/5).

Baca: Menangkan Ganjar, Megawati Ajak Kader Kerja Keras

Dalam kesempatan itu, Megawati mengungkapkan gerakan tersebut merupakan hal yang tidak mengikuti aturan yang ada di Republik Indonesia.

“Pergantian kekuasaan secara demokratis dapat dilakukan melalui pemilu dan bukan dengan cara lainnya,” ujar Megawati.

Dalam apel yang dihadiri sekitar 69.540 kader PDI Perjuangan se-Jawa Tengah tersebut, Megawati berpesan agar seluruh kader untuk bertarung secara demokratis dan tidak menggunakan kekerasan.

“Siap disiplin?” tanya Megawati di hadapan ribuan kader PDI Perjuangan. “Siap,” ribuan kader menjawab dengan kompak dan tegas.

 

SUMBER