Dituduh Terima Gratifikasi, Emir Moeis Akan Beberkan di Buku Otobiografinya

Mantan anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Timur, Izedrick Emir Moeis, sempat mengungkapkan perkaranya yang terseret kasus dugaan korupsi proyek PLTU Tarahan.

Ia menyebutkan dalam perkara dugaan gratifikasi, masih ada satu saksi yang belum dimintai keterangan yang berdomisili di Amerika Serikat.

“Soal kebenaran itu Hakim. Saya didakwa berdasarkan satu surat dari Amerika. Atas pengakuan seseorang yang bicara seenaknya,” kata Emir, mantan Ketua Panitia Anggaran DPR RI periode 2004-2009, usai pelantikan FX Yapan dan Ediyanto, bertemu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di rumah dinasnya, Selasa (19/4/2016).

Ia mengatakan, perlu mencari saksi yang berada di Negeri Paman Sam. “Itu yang mau saya wawancarai kesaksian dia. Kalau saya bisa cari ke Amerika saya cari. Cuma mahalkan biayanya,” ujar Emir.

Terkait persoalan kasus tersebut, Emir mengatakan, akan memaparkan dalam buku otobiografinya. Buku tersebut, bakal memaparkan pledoi (pembelaan) yang mengungkapkan fakta dan kebenaran.

“Bukunya (autobiografi) sebentar lagi diluncurkan. Rencananya, diluncurkan di Jakarta dan di sini juga. Nanti saya undang,” kata Emir, yang terlihat sibuk menerima kolega-koleganya.(*)

SUMBER