Ketua Umum Kukuhkan Perempuan Sarinah dan Kader Peduli Kesehatan

Hari Kartini, Kamis (21/4), diperingati PDI Perjuangan Bali dengan membentuk Perempuan Sarinah dan Klik (Kader Peduli Kesehatan). Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarno Putri resmi mengukuhkan Perempuan Sarinah dan Klik Sarinah di kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

perempuan sarinah_160421114016Ketua umum PDI Perjuangan dalam sambutannya mengatakan perempuan Indonesia bukan konco wingking (teman di belakang) laki-laki. Kartini bagi perempuan adalah sosok yang luar biasa. Mendobrak tradisi yang mengungkung perempuan dalam sistem patriarki. “Itulah yang didobrak Ibu Kartini,” tegas beliau.

Dalam kesempatan itu, Megawati Soekarnoputri meminta Perempuan Sarinah tidak bodoh. Presiden RI ke-5 tersebut menegaskan, dalam UUD 1945 disebutkan bahwa tiap warga Negara mempunyai hak yang sama. Artinya, laki-laki dan perempuan itu sama. “Jika ada kader PDI Perjuangan yang masih membedakan antara anak laki-laki dan perempuan sebaiknya tidak di PDI Perjuangan.”

“Mengapa nama Sarinah diambil sebagai ikon?” tegas Ketua Umum. Perempuan Sarinah adalah untuk mengenang perjuangan Bung Karno. Nama Sarinah adalah pengasuh Soekarno semasa kecil yang mengajari Bung Karno tentang cinta sesama, mengajarkan cinta kepada rakyat.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali I Wayan Koster mengatakan, pengukuhan perempuan sarinah ini merupakan ide dan arahan dari Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi DPP PDI Perjuangan Prananda Prabowo setelah rakerda beberapa waktu lalu. Wadah tersebut didirikan agar perempuan PDI Perjuangan mempunyai kepekaan, kepeduliaan, dan keterlibatan terhadap perjuangan partai.

Menurut Koster suara perempuan di Bali mencapai 51 persen di Bali, sedangkan sisanya suara laki-laki. Karena itu, dengan pengukuhan Perempuan Sarinah ini untuk membesarkan partai di Bali.

“Ini istimewanya baru dibentuk secara resmi oleh partai dan dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri,” kata Koster. Pembentukan gerakan perempuan dari kader partai tiga pilar yakni istri dari legislatif, istri eksekutif dan pengurus PDIP se Bali ini untuk menggerakkan perempuan di Bali.

SUMBER