2 Tahun Jokowi-JK, PDIP siap terus jadi garda terdepan

Menyambut dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, PDI Perjuangan menegaskan komitmennya secara penuh untuk terus meningkatkan efektivitas dukungan ke pemerintahan Jokowi-JK. Hal ini karena PDIP menjadi motor utama duet Jokowi-JK.
“Sebagai partai yang mengusung Jokowi-JK pada saat pilpres lalu, PDIP di garda depan mengawal pemerintahan Jokowi-JK. Saat ini, konsolidasi politik telah berjalan baik. PDIP terus menerus meningkatkan efektivitas dukungannya dengan menggerakkan Tiga Pilar Partai: struktural, eksekutif, dan legislatif partai untuk bergerak satu arah memastikan keberhasilan pemerintahan Jokowi-JK,” ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam rilisnya, Kamis (20/10).

Tiga pilar partai yang dimaksudkan Hasto, adalah bagaimana seluruh struktural Partai terus menerus memberikan dukungan politik kebijakan dan melakukan komunikasi politik terhadap keberhasilan kinerja Presiden. Menurut Hasto dukungan tersebut tidak ringan lantaran banyak tantangan-tantangan yang dihadapi pemerintah.

“Presiden Jokowi terus menerus membangkitkan optimisme, dan menghadapi setiap persoalan dengan kepala dingin. Presiden juga selalu hadir di tengah rakyat. Bagi PDIP, Presiden Jokowi merupakan model kepemimpinan yang merakyat dan terus membuktikan bahwa di tangan Presiden Jokowi masalah-masalah fundamental seperti terjaminnya fungsi dasar di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur dapat diselesaikan dengan baik,” papar Hasto.

Di sisi lain, kata Hasto, dukungan PDIP dari eksekutif dan legislatif Partai juga terus ditingkatkan. Oleh karena itu, konsolidasi vertikal dan horisontal bersifat mutlak.

“Seluruh kekuatan eksekutif dan legislatif Partai mampu memperkuat stabilitas politik dan berkontribusi dalam percepatan pembangunan yang dicanangkan Presiden,” lanjutnya.

Hasto mengharapkan juga agar dengan dua tahun pemerintahan Jokowi-JK, seluruh jajaran kabinet lebih solid dan terus meningkatkan kinerjanya.

“Setiap menteri tidak boleh memberikan beban tambahan bagi Presiden. Seluruh jajaran kabinet harus saling bersinergi menjalankan Trisakti dan Nawacita tanpa kecuali,” pungkas Hasto.

SUMBER BERITA